service

MUSIC CONCERT ACHTIVATION LOUNCHING CORPORET EVENT GATHERING BOOTH GOVERMENT EVENT WEDDING ORGANIZER

Jumat, 16 Januari 2009

PT.PETROKIMIA TUTUP GRESIK SEHAT

Bocor lagi bocor lagi tuh mungkin kata-kata yang sering keluar saat PT.Petrokimia Gresik mengalami kebocoran, kejadian bocornya amoniak dah sering terjadi tetapi masih saja terjadi.
sudah sering bocor tetapi tetap aja kgk ada perubahan agar kejadian itu tak terjadi lagi, pada hal dengan bocornya amonik tersebut menimbulkan bau yg amat2 tak sedap tetapi manajemen tetap aja kgk ada perubahan.
betapa kasihannya masyarakat sekitar sudah tiap nafas menghirup polusi PT.Petrokimia dan tiap detik harus waspada jika sewaktu-waktu terjadi kebocoran gas amoniak, yg parah lagi masyarakat gresik asli bisa di hitung dengan jari yang bisa kerja di perusahaan tersebut.
dari beberapa kasus tersebut mending pt.Petrokimia di tutup karena secara ekonomi tidak perpengaruh pada masyarakat Gresik, tetapi tiap nafas masyarakat menghirup polusi yang di timbulkannya.

5 komentar:

Anonim mengatakan...

Mungkin tu cara evolusi manusia gresik jadi mutan semua..
hahaha

dah dapat cairan yang valid klo polusi tu pabrik memang bikin gresik tak layak huni ?

bisa dibuktikan ga pak?

Anonim mengatakan...

sepertinya saya setuju dengan statement terakhir, jika tidak ada pengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat, ya ditutup saja, dan sekali lagi ini juga masih perlu dibuktikan dengan data valid.

Lagi-lagi, sistem control adalah tugas pemerintah daerah setempat, industri harus bisa menyerap tenaga kerja lokal, apa susahnya membikin peraturan bahwa sebuah industri baru harus menyerap tenaga kerja lokal sebesar 80% dari total karyawannya, kecuali itu adalah tenaga yang dituntut mempunyai skill tinggi, dan sekali lagi ini adalah kelemahan pemerintah daerah, saya tak tahu, sekiranya apa yang ada dalam otak encer mereka yang telah banyak diasupi uang rakyat itu.

Ngomong soal Gresik, komentar saya cenderung panjang dan kemana-mana, mungkin karena kekecewaan saya sebagai warga biasa atas kepemimpinan Kota ini yang sudah berkarat-karat.

GRIYA COMMUNICATION mengatakan...

kalau Gresik Layak huni pasti banyak pengusaha besar tingal di Gresik, menurut beberapa pengusaha resiko meningal di Gresik lebih besar ketimbang di kota Surabaya......ya jadi Gresik kota yang tingat resiko meningalnya amat besar

ojodumeh mengatakan...

5 HAL YANG INGIN SAYA PERJUANGKAN
BEBERAPA HAL YANG INGIN SAYA PERJUANGKAN BILA MEMANG SAYA BENAR-BENAR DIPERCAYA MENJADI ANGGOTA DPR RI.

1. Sistem penyelenggaraan / pengelolaan ibadah haji yang mengedepankan aspek pelayanan dan ibadah, bukan berorientasi pada bisnis ansich.
2. Profesionalitas dunia pendidikan yang lebih mengedepankan penguasaan IT yang lebih mengedepankan aspek norma Agama dan Pancasila yang ber-etika dan ber-budi pekerti.
3. Orientasi pendidikan rakyat yang terjangkau kemampuan masyarakat. Untuk itu semua pajak yang berkenaan dengan buku pelajaran harus dihapus, sisitem uang gedung dan daftar ulang harus dikaji kembali serta sistem gonta ganti buku pelajaran setiap ganti tahun harus dirubah.
4. Ekonomi kerakyatan harus dikembalikan dengan lebih menekankan pada pengusaha kecil, industri kecil dan petani/nelayan. Untuk itu kredit perbankan harus diarahkan pada sektor industri kecil sebagai jantung perekonomian Indonesia.
5. Sektor industri ketenagakerjaan harus mempekerjakan tenaga kerja pemuda-pemudi yang ada di sekitar lokasi industri. Serta pemberian kesempatan kerja bagi lulusan-lulusan baru untuk job magang training sebagai pelatihan kerja (Bukan sistem outsourching)

ojodumeh mengatakan...

5 HAL YANG INGIN SAYA PERJUANGKAN
BEBERAPA HAL YANG INGIN SAYA PERJUANGKAN BILA MEMANG SAYA BENAR-BENAR DIPERCAYA MENJADI ANGGOTA DPR RI.

1. Sistem penyelenggaraan / pengelolaan ibadah haji yang mengedepankan aspek pelayanan dan ibadah, bukan berorientasi pada bisnis ansich.
2. Profesionalitas dunia pendidikan yang lebih mengedepankan penguasaan IT yang lebih mengedepankan aspek norma Agama dan Pancasila yang ber-etika dan ber-budi pekerti.
3. Orientasi pendidikan rakyat yang terjangkau kemampuan masyarakat. Untuk itu semua pajak yang berkenaan dengan buku pelajaran harus dihapus, sisitem uang gedung dan daftar ulang harus dikaji kembali serta sistem gonta ganti buku pelajaran setiap ganti tahun harus dirubah.
4. Ekonomi kerakyatan harus dikembalikan dengan lebih menekankan pada pengusaha kecil, industri kecil dan petani/nelayan. Untuk itu kredit perbankan harus diarahkan pada sektor industri kecil sebagai jantung perekonomian Indonesia.
5. Sektor industri ketenagakerjaan harus mempekerjakan tenaga kerja pemuda-pemudi yang ada di sekitar lokasi industri. Serta pemberian kesempatan kerja bagi lulusan-lulusan baru untuk job magang training sebagai pelatihan kerja (Bukan sistem outsourching)