Oh, alah.... pergantian kabinet ternyata bukan mengefektifkan kerja ternyata menambah bengkak kabinet dengan adanya wakil menteri, padahal dengan penambahan itu mau tidak mau akan menjadi beban APBN.
saya menduka dengan memperbanyak atau adanya wakil menteri hanya bersifat politis, dimana menteri-menteri di luar parpol tidak akan begerak leluasa karena secara tidak langsung para menteri akan di awasi wakilnya yg akan memberikan masukkan secara langsung ke Presiden.
jika dugaan ini benar besar kemungkinan presiden ingin mengamankan kekuasaanya dan kepentingan pemilu 2014, sehingga pendanaan Parpol-parpol yang bersumber dari menteri yg duduk di Kabinet bisa di tekan secara langsung.
jadi tidak ada hubunganya dengan perombakkan kabinet dan penambahan wakil menteri untuk efektifitas kerja kabinet.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar