Persaingan antara operator seluler di Indonesia makin lama makin ketat, ini terbukti dengan banyaknya promo dgn berbagai fasilitas mulai free sms sampai free telp, bahkan perang ini berlanjut ke Iklan.
Yang harus di sadari para operator adalah tak mudah seseorang menganti no Hp, jangankan suruh beli no (sp) kita kasih gratis agar mereka beralih tak akan mau, disinilah letak kejelian para pemasaran tuk mengunakn strategi yg jitu.
Pemasaran di wilayh Pesatren adalah peluang yang cukup lebar, hampir semua operator tak melakukan pemasaran yang serius di sektor ini, padahal tiap daerah di kota atau kabupaten hampir rata-rata 3.000 santri.
pemasaran operator di segment pesantren memang harus leih sabar karena banyak liku-liku yang harus di hadapi di dalamnya, dan yang penting adalah membuat community Pesantren, dan operator harus menyiapkan berbagai fasilitas seperti sms tausyah dll.
dengan cara inilah operator akan mendapatkan pelanggan baru, karena saat ini di ponpes-ponpes membebaskan santri maupun santriwani mengunakan Hp, walaupun tidak semua Ponpes memberlakukan kebebasan tersebut, tetapi peluang besar masih terbuka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar